Kihon Genri (Prinsip Dasar) : Kokyu (Nafas)

Kokyu secara harfiah berarti “nafas”. Dalam Budo “kokyu” dihubungkan dengan “energi kehidupan universal” yang terdapat dalam diri manusia, yaitu dimana “seika tanden” (hara) menjadi titik poros konsentrasi “kokyu”. Melaluinya “ki” terserap dan terpancar keluar hingga menyatu dengan energi yang datang dari luar.

Kokyu merupakan jalan mengharmoniskan diri kita dengan alam semesta. Jika nafas seseorang telah harmonis dengan ritme nafas alam semesta, maka ia akan terbebas dari konflik dan segala hal akan menyatu dengan mudah. Ritme nafas alam semesta disebut juga In-Yo atau Yin-Yang, dalam bahasa cina.

Dalam filosofi In-Yo segala hal yang terdapat di seluruh alam semesta ada dan hidup secara berpasang-pasangan, dimana setiap pasangan merupakan dua sisi yang berlawanan sekaligus mengisi dan menyempumakan. Demikianlah diciptakannya pria dan wanita, terang dan gelap, siang dan malam, panas dan dingin, untuk saling melengkapi satu sarna lain.

Aiki dalam konsep keharmonisan alam semesta disebut juga aiki in-yo ho. In-yo dalam aiki menggambarkan pola nafas manusia. In menggambarkan menarik nafas (inhale) dan yo menggambarkan membuang nafas (exhale).

Dalam konsep aiki in-yo ho “kokyu” direpresentasikan sebagai bersikap “in” atau “inhale” disaat lawan bersikap “yo” atau “exhale”. Dan bersikap “yo” pada saat lawan bersikap “in”. Kondisi “in-yo” pada lawan dapat dilihat dengan mernperhatikan sikap tubuh dan tindakannya, seperti disaat lawan bersiap untuk menyerang, maka ia akan menarik nafas (in). Pada saat serangan diaktualisasikan, maka ia akan membuang nafas (yo). Pahami hal ini sebagai landasan untuk memahami “awase” (sinkronisasi).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

shared on wplocker.com